Go to Top

Ozawa Seiji Bermusik Hingga Usia Senja

Ozawa Seiji Bermusik Hingga Usia Senja. Bagi Anda yang suka musik klasik pasti pernah mendengar nama Ozawa Seiji (小沢 征爾 ), bukan? Atau meskipun bukan penikmat musik klasik, yang pernah belajar bahasa Jepang dengan modul buku Minna No Nihongo 1 terutama siswa Tensai Nihongo Bunka Gakuin pasti tau donk? Namanya tercantum dalam kotoba bab 9 lho! Dalam audio video-nya itu ceritanya Miller-san mengajak pergi Satou-san menonton konsernya si Ozawa Seiji ini. Sudah ingat?

Nah, yuuk berkenalan dengan Mr. Ozawa Seiji, sang maestro musik klasik sekaligus pemimpin orchestra terkenal di Jepang dan bahkan di dunia.

OZAWA SEIJI BERMUSIK HINGGA USIA SENJA

Ozawa Seiji Bermusik Hingga Usia Senja

Ozawa Seiji, pria kelahiran 1 September 1935 yang kini telah berusia 80 tahun ini masih aktif sebagai konduktor orchestra yang dipimpinnya. Sepanjang sepak terjang karirnya selama bermusik, beliau telah sukses meraih 25 penghargaan bergengsi tingkat internasional. Salah satunya di tahun 1981, ia telah memenangkan Grammy Award untuk kategori Best Solo Instrument Performance with Orchestra.

Nah, di Grammy Award 2016 ke-58 yang diselenggarakan Februari lalu (bahkan Indonesia pun sempat gempar dengan bakat pianis cilik jazz bertalenta Joey Alexander yang masuk menjadi nominee), Ozawa berhasil membawa pulang “si gramafon mini” itu dalam kategori Best Opera Recording dari pementasannya yang bertajuk Maurice Ravel’s L’Enfant et Les Sortileges (The Child and the Spells) pada Agustus 2013 di Matsumoto [Prefektur Nagano] oleh Saito Kinen Orchestra sebagai bagian dari suatu festival.

Festival pagelaran musik klasik yang bernama Saito Kinen Festival Matsumoto ini mulai diselenggarakan pada bulan September 1992, setelah sebelumnya telah resmi berdiri Saito Kinen Foundation pada Mei 1992. Acara ini juga dimeriahkan dengan pementasan opera, kegiatan komposisi vokal, tutorial musik, dan orkestranya juga rutin ‘perform’ di Tokyo. Namun sejak tahun 2015 kemarin, festival tersebut berganti nama menjadi Ozawa Seiji Matsumoto Festival.

Ozawa Seiji Bermusik Hingga Usia Senja

Ozawa Seiji menjadi terkenal dan mendunia dengan musik yang justru di negeri asalnya (Jepang) sebenarnya kurang populer. Lantas di tahun 1984 atas arahannya, ia bersama Akiyama Kazuyoshi dan sekelompok musisi Jepang dari seluruh penjuru dunia pulang ke negaranya untuk mengadakan konser dalam rangka memperingati 10 tahun wafatnya Saito Hideo (co-founder Toho Gakuen School of Music sekaligus mentor konduktor musik klasik). Mereka kemudian menamai grup musiknya dengan Saito Kinen Orchestra.

Berawal dari konser itulah, mereka akhirnya mulai melakukan tur dunia di tahun 1987 ke beberapa kota di Eropa seperti Wina, Berlin, Frankfurt, Paris dan London. Di tahun 1990 mereka juga diundang untuk tampil di Salzburg Festival dan akhirnya mulai merambah Amerika Serikat di tahun 1991.

Ozawa Seiji Bermusik Hingga Usia Senja

Wah, salut banget deh dengan karir sang maestro musik klasik dari Jepang yang satu ini. Di usia senjanya beliau masih berkesempatan memenangkan penghargaan bergengsi Grammy Award 2016 lalu. Semoga langkah karir pianis jazz cilik kebanggaan Indonesia Joey Alexander yang juga masuk menjadi salah satu nominee di Grammy Award 2016 itu pun dapat bersinar seperti Ozawa Seiji ya.. Amiin.

Mendunia dengan musik, mendunia juga dengan belajar bahasa Jepang. Setuju?

Makanya segera gabung belajar bahasa Jepang di Tensai yuuk, karena Tensai Nihongo Bunka Gakuin adalah lembaga kursus bahasa dan budaya Jepang Profesional di Karawang!

 

Sumber: HalloJepang!

,