Go to Top

Mengenal 4 Tipe Aksara dalam Bahasa Jepang

Mengenal 4 Tipe Aksara dalam Bahasa Jepang

Menulis adalah bagian tidak terpisahkan dari sebuah bahasa. Begitu pula dalam belajar bahasa Jepang. Sebelum lebih jauh mengenal tulis menulis dalam kursus bahasa Jepang online ini, mari kita mengenal 4 tipe aksara dalam bahasa Jepang.

Dalam pembelajaran bahasa, materi dasar yang akan dikenalkan kali pertama adalah pengetahuan abjad dan angka. Abjad yang paling kita kenal adalah huruf dan angka dari bahasa Latin, yakni A sampai Z; 0 sampai 9. Namun, ada bahasa-bahasa lain yang abjadnya terbilang kompleks dan terbagi jadi beberapa jenis. Kendati perannya sama—membentuk kata hingga kalimat—tapi mengingat bentuk dan strukturnya berbeda, penting bagi kita buat mempelajari materi dasarnya terlebih dahulu.

Mengenal 4 tipe aksara dalam bahasa Jepang

Bahasa Jepang adalah salah satu bahasa yang paling digemari dan dipelajari di Indonesia. Setidaknya ada empat jenis abjad Jepang yang wajib dipelajari oleh mereka yang ingin menguasai bahasa ini. Untuk lebih jelasnya, mari kita simak pemaparan dari masing-masing tipe aksara Jepang berikut ini.

1. Hiragana

Jenis huruf Hiragana ini merupakan penyederhanaan dari huruf kanji yang sudah dipakai masyarakat Tiongkok sejak abad ke-5. Mulanya, Hiragana sempat ditolak kaum elite Jepang yang hanya ingin menggunakan huruf kanji. Namun, kaum perempuan yang saat itu dilarang mempelajari aksara tersebut berlaih ke huruf hiragana. Hal tersebut yang kemudian membuat hiragana terkenal, lantas dikenal dengan onnade (huruf perempuan). Baru pada abad ke-10, hiragana diaplikasikan secara luas. Sampai sekarang, jenis aksara ini menjadi salah satu yang terkenal dan mudah dipelajari.

2. Katakana

Berikutnya, ada katakana yang merupakan jenis huruf yang terdiri atas kata-kata penyerapan bahasa asing. Katakana pun digunakan untuk menulis onomatope, yakni kata-kata asli di bahasa Jepang yang hanya dipakai untuk penegasan sesuatu. Karakteristik jenis huruf ini cenderung ringkas, bersudut, serta paling simpel di antara jenis-jenis aksara Jepang lainnya. Ada dua sistem pengurutan dalam katakana, yakni Iroha (urutan kuno) dan gojūon (lebih umum). Strip katakana terlengkap terdiri atas 51 karakter—tidak termasuk diakritik dan tanda fungsional.

3. Kanji

Kanji yang secara harfiah berarti karakter Han adalah karakter Tiongkok yang dipakai dalam bahasa Jepang. Berdasarkan sejarah, kanji masuk ke wilayah Jepang pada abad ke-4 atau ke-5 dengan jumlah 5.000 aksara. Sebagian huruf dalam kanji lantas dikembangkan menjadi katakana dan hiragana. Kanji mempunyai karakteristik paling kompleks dibandingkan jenis huruf lainnya. Kemudian, karena jumlahnya yang sangat banyak, kanji pun dibagi menjadi beberapa jenis yang bakal kalian jumpai dalam pelajaran bahasa Jepang, antara lain:

  • Kanji kokotsu. Jenis kanji paling kuno yang ditemukan di daratan Tiongkok ini sudah eksis sejak abad 14-11 SM (sebelum Masehi);
  • Kanji kinbun. Telah digunakan sejak Dinasti Chou (abad 11-7 SM), kanji kinbun kerap dijumpai pada peralatan perunggu dengan cara diukir;
  • Kanji tenbun. Kanji tenbun sudah dipakai sejak Dinasti Chin (3 SM). Pada saat itu, jenis kanji ini menjadi solusi dari kesulitan masyarakat yang ingin memakai huruf tersebut;
  • Kanji kaisho. Dibandingkan kanji-kanji sebelumnya, kaisho merupakan tipe teranyar yang akan sangat mudah ditulis maupun diterapkan.

4. Romaji

Terakhir, ada romaji yang berasal dari kata roma atau romawi. Dalam penulisannya, kata-kata dalam jenis aksara ini merupakan kumpulan lema bahasa Jepang yang dilatinkan (ditulis dalam aksara Latin). Sistem alihaksara dalam romaji terdiri dari beberapa macam meliputi alihaksara romaji Nihon-Shiki, Hepburn, dan Kunrei-Shiki romaji. Dibandingkan jenis-jenis huruf lainnya, romaji adalah tipe yang paling mudah untuk dipahami dan ditulis, karena sebagian besar kata yang dilatinkan mempunyai pelafalan yang tak jauh berbeda dari bahasa aslinya.

Demikianlah pembahasan dalam mengenal 4 tipe aksara dalam bahasa Jepang. Lebih dalam mempelajari bahasa Jepang sekaligus dengan etika dan nilai-nilai etos kerja Jepang? Yuk daftar segera di Tensai Karawang.

 

, ,