Tag: Materi Kursus Online

Selamat Hari Pendidikan. Kursus Online bahasa Jepang Yuk!

Selamat Hari Pendidikan. Kursus Online bahasa Jepang Yuk!

02 May 20
Deti Tensai
, ,
No Comments

Selamat Hari Pendidikan. Kursus Online bahasa Jepang Yuk! Pendidikan itu teramat penting. Sama pentingnya dengan oksigen untuk kita bernafas. Kebahagiaan yang kita tuju di masa depan terletak pada pendidikan yang kita miliki. Ayo kobarkan semangat belajar ! Demi kemajuan negeri ini.

Entah formal maupun non formal, pendidikan sebagaimana yang diajarkan oleh pahlawan nasional kita, Ki Hajar Dewantara, adalah aktivitas yang yang membuat kita ing ngarsa sung tulodho, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani, memberi tauladan ketika berada di depan, memotivasi ketika berada di tengah-tengah manusia, dan mampu membimbing ketika kita berada di belakang.

Tensai Karawang hadir di Karawang dan tetap survive di masa-masa sulit Covid-19 ini, untuk menajdi obor yang menyulut semangat menempa diri dengan pendidikan. Kami tetap fokus memberikan pembelajaran bahasa Jepang dan menyediakan produk jasa terkait.

Kami menyediakan banyak tenaga pengajar berkompetensi, baik native maupun lokal bersertifikat. Kami menggunakan semua perangkat termutakhir teknologi komunkasi untuk menjangkau semua peserta didik dalam kerangka social distancing.

Sambil tetap optimis agar wabah corona ini segera berlalu sehingga nanti kita siap kembali terjun mengejar karir, menekuni profesi, dan bekerja kembali dengan etos tinggi, skill kemampuan berkomunikasi bahasa Jepang adalah bekal penting. Kenapa? Karena Jepang masih menjadi terdepan dalam industri yang menyerap tenaga kerja, terdepan di Asia dalam memberi peluang ekonomi.

Kelas Online Kursus Bahasa Jepang

Mari bergabung dengan Tensai Karawang. Ayo kita isi waktu dengan belajar.

Mau belajar bahasa Jepang dengan MUDAH, MURAH dan MENYENANGKAN ?

Open new class – on line : 9 Mei 2020 (Kelas level dasar)
Kelas ini sangat cocok untuk pemula ya, yuk tunggu apalagi ?
Langsung daftar sekarang juga ya !

> DAFTAR DI SINI

Segera hubungi admin di nomer WA berikut ini:

  • 0813-1704-3583

Galeri Belajar Online saat Covid-19

Menyusun kalimat dalam bahasa Jepang

Perhatikan 5 Hal Ini Saat Menyusun Kalimat dalam Bahasa Jepang

21 Dec 17
tensai
,
No Comments

Perhatikan 5 hal Ini saat menyusun kalimat dalam bahasa Jepang. Mengapa? Karena pada dasarnya bahasa Jepang memiliki sruktur kalimat yang berbeda dari bahasa Indonesia. Mari kita pahami lebih dalam tentang susunananya seperti yang dijelaskan berikut ini.

5 Poin Penting Ketika Menyusun Kalimat dalam Bahasa Jepang

1. Inti struktur kalimat

Jika bahasa Indonesia mempunyai struktur kalimat subjek + predikat, maka struktur kalimatnya terdiri atas unsur + predikat. Predikat harus selalu ada dalam kalimat dan disimpan di bagian akhir. Singkatnya, bahasa Jepang sangat memprioritaskan predikat dalam setiap kalimatnya, lalu unsur lain akan disusun untuk dirangkai di bagian depan predikat. Unsur tersebut meliputi subjek, objek, dan keterangan.

2. Susunan kalimat

Berbeda dari bahasa Indonesia yang memegang pakem SPOK (subjek + predikat + objek + keterangan), menyusun kalimat dalam bahasa Jepang cenderung fleksibel selama predikatnya berada di akhir kalimat. Lantas, bagaimana cara kita menentukan setiap unsur pada kalimat yang strukturnya lebih lepas? Penjelasannya akan dipaparkan pada poin selanjutnya.

3. Penentuan unsur kata benda

Ada tiga partikel yang sering kali digunakan dalam kalimat bahasa Jepang, yakni wa untuk menunjukkan subjek atau topik, o untuk menunjukkan objek, dan de untuk menunjukkan tempat. Saat menyusun kalimat dalam bahasa Jepang, maka partikel atau kata-kata bantu ini mempunyai fungsi yang serupa dengan kata depan dalam bahasa Indonesia, yaitu penunjuk waktu, tempat, arah, dan lain sebagainya (seperti di depan, ke taman). Hanya saja, partikel pada bahasa Jepang diletakkan di belakang kata yang ditunjukkan. Partikel ini yang akan memperlihatkan hubungan antarkata. Maka wajar saja kalau kalimat dalam bahasa Jepang bisa disusun secara fleksibel.

4. Kata menerangkan-diterangkan

Sistem MD atau menerangkan-diterangkan diaplikasikan juga dalam bahasa Jepang. Bedanya, di bahasa Indonesia, kata yang diterangkan ada di depan kata yang menerangkan. Sementara itu, dalam bahasa Jepang, kata yang menerangkan disimpan di depan kata yang diterangkan.

5. Predikat dalam bahasa Jepang

Setidaknya ada tiga jenis kalimat dalam bahasa Jepang yang disusun berdasarkan predikat, antara lain kalimat kata benda, kalimat kata sifat, dan kalimat kata kerja.

Kalimat kata benda

Pola yang digunakan dalam jenis kalimat ini dipakai untuk menyatakan bahwa kata benda 1 adalah kata benda 2. Kemudian, partikel wa menunjukkan bila kata benda 1 merupakan topik sekaligus subjek pada kalimat tersebut, lalu topik akan dijelaskan kata benda 2. Bagian desu akan diubah sesuai situasi seperti waktu, halus-biasa, positif-negatif, dan lain-lain.

Contoh kalimat kata benda: watashi wa Indonesia-jin desu (Saya orang Indonesia).

Kalimat kata sifat

Dalam jenis kalimat ini, pola yang diaplikasikan akan menjelaskan kondisi subjek. Partikel wa nantinya menunjukkan kata benda sebagai topik sekaligus subjek kalimat. Topik pun akan dijelaskan predikat atau kata sifat. Sementara bagian desu akan diubah sesuai waktu, halus-biasa, positif-negatif, dan lain-lain.

Contoh kalimat kata sifat: Rina-san kawai-i desu (Rina cantik).

Kalimat kata kerja

Ada banyak kalimat dalam bahasa Jepang yang menggunakan pola kalimat ini. Partikel yang ada dalam kalimat kata kerja berperan sebagai penunjuk hubungan antara unsur dengan predikat. Bagian masu pun akan diubah mengikuti situasi seperti waktu, halus-biasa, positif-negatif, dan lain-lain.

Contoh kalimat: Rina ga tabe-masu (Rina makan, ga menunjukkan subjek); tempe o tabe-masu (makan tempe, o menunjukkan objek).

Demikian pemaparan seputar struktur nya saat menyusun kalimat dalam bahasa Jepang. Seperti mempelajari bahasa lain, mulailah dengan menyusun kalimat simpel. Setelah terbiasa, kita pun akan lebih cepat membuat kalimat-kalimat yang lebih kompleks dalam bahasa Jepang.

Ingin menjadi mahir dalam menulis bahasa Jepang dengan kaidah yang baik? Tentulah harus bergabung dengan mereka yagn sudah menikmati kemudahan mempelajari bahasa Jepang di Tensai.

Para siswa di kursus bahasa Tensai

Panduan Menulis Aksara Kanji Jepang yang Baik dan Benar

Panduan Menulis Aksara Kanji Jepang yang Baik dan Benar

16 Dec 17
tensai
,
No Comments

Inilah beberapa panduan menulis aksara kanji Jepang yang baik dan benar. Bahwa bukan rahasia lagi bila kanji menjadi jenis aksara tersulit yang dipelajari dalam bahasa Jepang, itu benar. Mengapa? Supaya kita tidak salah mengaplikasikannya. Karenanya, mari simak tata cara penulisan huruf-huruf kanji berikut ini!

Metode penulisan aksara kanji dalam bahasa Jepang

Kendati sering digunakan masyarakat Jepang, kanji menyimpan tingkat kesulitan di atas hiragana serta katakana. Jenis huruf ini berasal dari daratan Tiongkok yang juga dikenal akan sistem penulisan hurufnya yang sangat sulit. Kanji mempunyai sejumlah aturan yang harus dipatuhi. Jadi, jangan berani menulis aksara kanji tanpa mematuhi ketentuan, karena satu kesalahan kecil bakal mengubah banyak aspek, dari pelafalan hingga maknanya.

Panduan Menulis Aksara Kanji Jepang yang Baik dan Benar

Berikut ini ada sekumpulan tata cara dan panduan menulis aksara kanji Jepang yang baik dan benar.

  • Menulis aksara kanji dari kiri ke kanan; dari atas ke bawah

Ketentuan ini menjadi aturan paling umum yang harus mampu kita kuasai. Pada dasarnya, tiap karakter kanji ditulis dari kiri ke kanan; dari atas ke bawah. Contohnya, saat kita ingin menulis ichi atau satu dalam bahasa Jepang. Dalam tahap penulisannya, ichi diawali dari garis horizontal yang dibentuk dalam sebuah goresan. Sementara arahnya dimulai dari kiri ke kanan.

  • Menulis aksara kanji dari arah horizontal, lalu vertikal

Aturan ini diberlakukan pada huruf-huruf kanji yang ditulis secara menyilang. Ketika mempraktikannya, kita harus mempraktikan huruf-huruf kanji tersebut dalam bentuk goresan horizontal terlebih dahulu, lalu diikuti dengan goresan vertikal.

  • Menulis aksara kanji secara vertikal yang memotong huruf lain di tulisan sebelumnya

Pada metode ini, goresan vertikal yang memangkas karakter lain perlu dituliskan setelah semua bagian pada goresan horizontal selesai dikerjakan. Salah satu contohnya dapat kita lihat saat menuliskan aksara kanji 車 dan 中.

  • Menulis aksara kanji secara vertikal sebelum goresan sayap kiri dan kanan

Selanjutnya, dalam cara ini, goresan vertikal perlu ditulis terlebuh dulu sebelum sisi kanan-kiri ditulis. Jika kita sudah menyelesaikannya, lanjutkan dengan membuat goresan di sayap kiri dan kanan karakter.

  • Menulis aksara kanji sisi luar sebelum ke sisi dalam

Goresan yang terletak di sisi luar aksara kanji dibuat terlebih dahulu sebelum kita menuliskan huruf di bagian dalamnya. Kemudian, akhiri dengan menuliskan goresan di sisi bawahnya. Ketentuan tersebut diterapkan untuk aksara kanji yang tidak mempunyai bottom strike atau goresan di sisi bawah.

  • Menulis aksara kanji dengan memulai goresan di sisi kiri vertikal, lalu ke sisi lainnya

Goresan vertikal pada sisi kiri harus kita buat sebelum membuat goresan di sisi kanan. Aturan panduan menulis aksara kanji Jepang yang baik dan benar tersebut berlaku pada penulisan aksara kanji 日 dan 口 dengan goresan di sisi vertikal kiri (|) ditulis kali pertama, lalu diikuti dengan (┐) yang harus dibuat dalam sekali goresan.

  • Menulis aksara kanji dengan goresan penutup yang dibuat di bagian akhir

Goresan penutup dalam metode ini dipraktikan pada huruf-huruf kanji seperti 道, 週, dan 画.

  • Menulis aksaran kanji dengan goresan kecil atau titik di bagian akhir

Terakhir, cara ini mengharuskan kita membuat goresan kecil yang biasanya dituliskan pada aksara kanji seperti 玉, 求, dan 朮. Goresan dalam huruf-huruf ini ditulis paling akhir setelah semua goresan dibuat.

Itulah beberapa ketentuan panduan menulis aksara kanji Jepang yang baik dan benar. Kendati terlihat sukar, ketekunan dan kesabaran selama praktik akan membuahkan hasil optimal serta membantu kita menguasai bahasa Jepang.

 

Mengenal 4 Tipe Aksara dalam Bahasa Jepang

Mengenal 4 Tipe Aksara dalam Bahasa Jepang

09 Dec 17
tensai
,
No Comments

Menulis adalah bagian tidak terpisahkan dari sebuah bahasa. Begitu pula dalam belajar bahasa Jepang. Sebelum lebih jauh mengenal tulis menulis dalam kursus bahasa Jepang online ini, mari kita mengenal 4 tipe aksara dalam bahasa Jepang.

Dalam pembelajaran bahasa, materi dasar yang akan dikenalkan kali pertama adalah pengetahuan abjad dan angka. Abjad yang paling kita kenal adalah huruf dan angka dari bahasa Latin, yakni A sampai Z; 0 sampai 9. Namun, ada bahasa-bahasa lain yang abjadnya terbilang kompleks dan terbagi jadi beberapa jenis. Kendati perannya sama—membentuk kata hingga kalimat—tapi mengingat bentuk dan strukturnya berbeda, penting bagi kita buat mempelajari materi dasarnya terlebih dahulu.

Mengenal 4 tipe aksara dalam bahasa Jepang

Bahasa Jepang adalah salah satu bahasa yang paling digemari dan dipelajari di Indonesia. Setidaknya ada empat jenis abjad Jepang yang wajib dipelajari oleh mereka yang ingin menguasai bahasa ini. Untuk lebih jelasnya, mari kita simak pemaparan dari masing-masing tipe aksara Jepang berikut ini.

1. Hiragana

Jenis huruf Hiragana ini merupakan penyederhanaan dari huruf kanji yang sudah dipakai masyarakat Tiongkok sejak abad ke-5. Mulanya, Hiragana sempat ditolak kaum elite Jepang yang hanya ingin menggunakan huruf kanji. Namun, kaum perempuan yang saat itu dilarang mempelajari aksara tersebut berlaih ke huruf hiragana. Hal tersebut yang kemudian membuat hiragana terkenal, lantas dikenal dengan onnade (huruf perempuan). Baru pada abad ke-10, hiragana diaplikasikan secara luas. Sampai sekarang, jenis aksara ini menjadi salah satu yang terkenal dan mudah dipelajari.

2. Katakana

Berikutnya, ada katakana yang merupakan jenis huruf yang terdiri atas kata-kata penyerapan bahasa asing. Katakana pun digunakan untuk menulis onomatope, yakni kata-kata asli di bahasa Jepang yang hanya dipakai untuk penegasan sesuatu. Karakteristik jenis huruf ini cenderung ringkas, bersudut, serta paling simpel di antara jenis-jenis aksara Jepang lainnya. Ada dua sistem pengurutan dalam katakana, yakni Iroha (urutan kuno) dan gojūon (lebih umum). Strip katakana terlengkap terdiri atas 51 karakter—tidak termasuk diakritik dan tanda fungsional.

3. Kanji

Kanji yang secara harfiah berarti karakter Han adalah karakter Tiongkok yang dipakai dalam bahasa Jepang. Berdasarkan sejarah, kanji masuk ke wilayah Jepang pada abad ke-4 atau ke-5 dengan jumlah 5.000 aksara. Sebagian huruf dalam kanji lantas dikembangkan menjadi katakana dan hiragana. Kanji mempunyai karakteristik paling kompleks dibandingkan jenis huruf lainnya. Kemudian, karena jumlahnya yang sangat banyak, kanji pun dibagi menjadi beberapa jenis yang bakal kalian jumpai dalam pelajaran bahasa Jepang, antara lain:

  • Kanji kokotsu. Jenis kanji paling kuno yang ditemukan di daratan Tiongkok ini sudah eksis sejak abad 14-11 SM (sebelum Masehi);
  • Kanji kinbun. Telah digunakan sejak Dinasti Chou (abad 11-7 SM), kanji kinbun kerap dijumpai pada peralatan perunggu dengan cara diukir;
  • Kanji tenbun. Kanji tenbun sudah dipakai sejak Dinasti Chin (3 SM). Pada saat itu, jenis kanji ini menjadi solusi dari kesulitan masyarakat yang ingin memakai huruf tersebut;
  • Kanji kaisho. Dibandingkan kanji-kanji sebelumnya, kaisho merupakan tipe teranyar yang akan sangat mudah ditulis maupun diterapkan.

4. Romaji

Terakhir, ada romaji yang berasal dari kata roma atau romawi. Dalam penulisannya, kata-kata dalam jenis aksara ini merupakan kumpulan lema bahasa Jepang yang dilatinkan (ditulis dalam aksara Latin). Sistem alihaksara dalam romaji terdiri dari beberapa macam meliputi alihaksara romaji Nihon-Shiki, Hepburn, dan Kunrei-Shiki romaji. Dibandingkan jenis-jenis huruf lainnya, romaji adalah tipe yang paling mudah untuk dipahami dan ditulis, karena sebagian besar kata yang dilatinkan mempunyai pelafalan yang tak jauh berbeda dari bahasa aslinya.

Demikianlah pembahasan dalam mengenal 4 tipe aksara dalam bahasa Jepang. Lebih dalam mempelajari bahasa Jepang sekaligus dengan etika dan nilai-nilai etos kerja Jepang? Yuk daftar segera di Tensai Karawang.

 

Mempelajari Lebih Dalam Cara Menulis Penanggalan Kalender Jepang

Mempelajari Lebih Dalam Cara Menulis Penanggalan Kalender Jepang

07 Dec 17
tensai
,
No Comments

Yuk mempelajari lebih dalam cara menulis penanggalan kalender Jepang. Nama-nama bulan pada bahasa Jepang tidak jauh berbeda dari bahasa Indonesia, yakni terdiri atas 12 bulan. Namun, penanggalan dalam bahasa Jepang mempunyai sejumlah perbedaan. Simak penjelasan lengkapnya berikut ini!

Nama-nama bulan dalam kalender Jepang

Dalam bahasa Jepang, nama bulan disebut dengan getsu atau gatsu. Hal tersebut disebabkan para tetua di Negeri Sakura sering kali menyebutkan bulan berdasarkan angka yang mengikutinya. Contohnya, Juni yang berada di urutan enam yang lalu diterjemahkan menjadi roku gatsu (roku berarti enam; gatsu berarti bulan). Singkatnya, formula penamaan dalam bahasa Jepang adalah bilangan + gatsu.

Cara menulis penanggalan kalender Jepang

Berikut ini ada daftar nama bulan dalam bahasa Jepang yang ditulis dengan hiragana, romaji, dan kanji. Kemudian diikuti nama-nama bulan sesuai kalender Lunar masyarakat Jepang.

  • Januari: いちがつ / ichigatsu / 一月 / Mutsuki / 睦月;
  • Februari: にがつ / nigatsu / 二月 / Kisaragi / 如月;
  • Maret: さんがつ / sangatsu / 三月 / Yayoi / 弥生;
  • April: しがつ / shigatsu / 四月 / Uzuki / 卯月;
  • Mei: ごがつ / gogatsu / 五月 / Satsuki / 皐月;
  • Juni: ろくがつ / rokugatsu / 六月 / Minazuki / 水無月;
  • Juli: しちがつ / sihigatsu / 七月 / Fumizuki / 文月;
  • Agustus: はちがつ / hachigatsu / 八月 / Hazuki / 葉月;
  • September: くがつ / kugatsu / 九月 / Nagatsuki / 長月;
  • Oktober: じゅうがつ / jyuugatsu / 九月 / Kannazuki / 神無月;
  • November: じゅういちがつ / jyuuichigatsu / 十一月 / Shimotsuki / 霜月;
  • Desember: じゅうにがつ / jyuunigatsu / 十二月 / Shiwasu / 師走.

Dalam cara menulis penanggalan kalender Jepang, nama-nama bulan dalam kalender Lunar Jepang atau Inreki (陰歴) sampai sekarang masih digunakan dalam lingkup dunia sastra dan dikenal oleh sebagian besar masyarakat Jepang. Selain itu, berdasarkan cerita penamaan bulan dalam Inreki, Oktober atau Kannazuki secara harfiah berarti bulan tidak adanya dewa. Konon pada bulan ini, dewa-dewi akan berkumpul di kuil Izumo Taisha yang berlokasi di Perfektur Shimane. Kemudian, Desember atau Shiwasu bila diterjemahkan langsung berarti guru berlari, karena di akhir tahun, para guru pun akan sibuk berlari untuk menyambut malam pergantian tahun.

Sistem penanggalan dalam bahasa Jepang

Penanggalan dalam bahasa Jepang ditulis dengan urutan 1) tahun 2) bulan 3) hari. Sebagai contoh, 11 April 2017 akan ditulis menjadi 2017411. Penulisan angka pada tanggal dan bulan dapat memakai kanji maupun latin. Sedangkan untuk pengetikan tanggal dengan komputer bisa menggunakan karakter penuh (全角 / zenkaku) maupun karakter setengah (半角 / hankaku). Penerapan sistem penulisan tanggal dan bulan ini kembali lagi pada kebutuhan kita saat mempelajari bahasa Jepang.

Demikian informasi seputar nama bulan dan sistem penanggalan dalam bahasa Jepang. Semoga artikel cara menulis penanggalan kalender Jepang ini dapat bermanfaat dan membantu proses pemahamannya, ya!

Mengenal Kata Sifat Bahasa Jepang

Mengenal Kata Sifat Bahasa Jepang

06 Dec 17
tensai
,
No Comments

Artikel kali ini akan mengajak pembaca website kursus bahasa Jepang Tensai untuk mengenal kata sifat bahasa Jepang. Ada berapa sebenarnya kata sifat dalam bahasa Jepang. Mari kita simak satu-persatu.

Kata Sifat Bahasa Jepang

Kata sifat pada bahasa Jepang dikategorikan menjadi 2 kelompok, yakni Keiyōshi dan Keiyō Dōshi. Apa beda keduanya? Berikut penjelasan lebih lengkapnya:

Kata Sifat Keiyōshi

Kelompok kata sifat Keiyōshi terdiri dari semua kata sifat yang memiliki akhiran huruf “i”. Contohnya akai (merah), utsukushii (cantik), oishii (enak), dan takai (tinggi atau mahal). Namun, ada beberapa pengecualian dimana beberapa kata sifat berakhiran i tidak termasuk Keiyōshi. Seperti kata aimai, saiwai, kirai, dan zonzai bukan kata sifat Keiyōshi.

Dalam bahasa Jepang, kata sifat ditulis di depan kata benda untuk menerangkan kata benda. Jadi seperti penggunaan kata sifat dalam bahasa Inggris. Berikut contohnya:

  • amai (manis) mikan (jeruk) yang berarti jeruk manis
  • oishii (enak) tabemono (makanan) yang berarti makanan enak

Ada peraturan terkait perubahan kalimat dalam tata bahasa Jepang. Dimana beberapa partikel desu, deshita, dewa arimasen, dan dewa arimasen deshita digunakan sebagai akhiran yang berupa kata benda. Seperti dalam kalimat kore wa oishii tabemono desu (ini makanan enak), kore wa oishii tabemono deshita (ini makanan enak – waktu lampau), kore wa oishii tabemono dewa arimasen (ini bukan makanan enak), dan kore wa oishii tabemono dewa arimasen deshita (ini bukan makanan enak – waktu lampau).

Akan tetapi ada peraturan beda untuk kata sifat Keiyōshi. Khususnya untuk penulisan dalam bentuk lampau, bentuk negatif, bentuk negatif lampau, dan menyambung kata sifat. Ini bedanya:

  • Bentuk Lampau

Akhiran i dalam kata sifat Keiyōshi diubah menjadi katta. Seperti kata oishii yang ditulis menjadi oishikatta dalam kalimat kore wa oishikatta desu (ini enak – waktu lampau).

  • Bentuk Negatif

Akhiran i dalam kata diubah menjadi kunai. Contohnya kata oishii menjadi oishikunai dalam kalimat kore wa oishikunai (ini tidak enak).

  • Bentuk Negatif Lampau

Untuk penulisan kalimat negatif lampau, akhiran i diubah menjadi kunakatta. Seperti pada kata oishii yang ditulis menjadi oishikunakatta dalam kalimat kore wa oishikunakatta (ini tidak enak – waktu lampau).

  • Menyambung Kata Sifat

Kata sifat Keiyōshi bisa disambung dengan mengubah akhiran i menjadi kute. Misalnya kata oishii menjadi oishikute dalam kalimat kore wa oishikute, yasui desu (ini enak dan murah).

Kata Sifat Keiyō Dōshi

Keiyō Dōshi biasanya disebut pula Na Keiyōshi. Ciri-ciri kelompok kata sifat Keiyō Dōshi yaitu tidak berakhiran huruf “i”. Contohnya shinsetsu (ramah), joozu (mahir), kirei (cantik atau indah), dan kimben (rajin).

Kata-kata seperti kirei bukan berakhiran i melainkan termasuk suara e panjang. Dalam penulisan kalimat biasanya untuk menggabungkan kata sifat dengan kata benda ditambah dengan partikel Na. Sehingga menjadi kirei na hana (bunga cantik) dan shinsetsu na hito (orang ramah).

Untuk kata sifat Keiyō Dōshi berlaku perubahan seperti perubahan pada kata benda, baik untuk bentuk lampau, bentuk negatif, bentuk negatif lampau, dan menyambung kata sifat. Berikut perbedaan pada masing-masing bentuk:

  • Bentuk Lampau

Bentuk lampau dari kata kirei yang berarti cantik ditulis menjadi kirei deshita.

  • Bentuk Negatif

Bentuk negatif dari kata kirei menjadi kirei dewa/ ja arimasen yang berarti tidak cantik.

  • Bentuk Negatif Lampau

Bentuk negatif lampau kata kirei adalah kirei dewa/ ja arimasen deshita yang memiliki arti tidak cantik (waktu lampau).

Menyambung Kata Sifat

Kata sifat bahasa Jepang,  dua kata sifat bisa disambung menggunakan partikel. Partikel yang dimaksud yaitu de. Sebagai contohnya kirei de, shinsetsu desu yang artinya cantik dan bagus.

Kata yang Sering Diucapkan Orang Jepang

8 Kata yang Sering diucapkan Orang Jepang

08 Nov 17
tensai
,
No Comments

Tahukah Anda 8 kata yang sering diucapkan orang Jepang? Mau kursus kilat bahasa Jepang? Yuk sedikit kami gratiskan di sini. Setiap bahasa itu unik dan memiliki keistimewaan. Bahasa apapun pasti mempunyai istilah untuk menyederhanakan maskdu dan menghemat kata. Begitu pula bahasa Jepang. Dalam bahasa Jepang ada beberapa istilah atau kata yang populer yang mewakili suatu maksud tertentu.

8 Kata yang Sering diucapkan Orang Jepang

Berikut 8 kata dalam bahasa Jepang yang populer yang bisa Anda gunakan untuk menyampaikan suatu maksud. 8 kata yang paling sering digunakan oleh orang Jepang ini akan membantu Anda memahami kebudayaan mereka. Dari 8 kata populer yang biasa di ucapkan oleh orang Jepang, Anda akan tahu bagaimana orang Jepang berpikir.

Dan sekali lagi, kursus bahasa Jepang dan pengenalan budaya Jepang? Gak usah jauh-jauh dari KIIC Suryacipta Karawang, Tensai aja deh.

1. Genki (元気)

Kata ini bermakna tentang kesehatan, antusiasme dan energi. Genki, satu kata mewakili semua konsep itu.

Kata yang Sering Diucapkan Orang Jepang

2. Mottainai (もったいない, 勿体無い)

Mottainai adalah semacam perasaan menyesal yang dirasakan ketika membuang sesuatu. Jepang adalah negara kepulauan dengan sedikit sumber daya alam, karena itu orang Jepang biasanya sangat memperhatikan kekurangan itu. Mereka sangat berhemat, efisien dan efektif terutama dalam makanan dan harta yang mereka miliki.

Kata yang Sering Diucapkan Orang Jepang

3. Ganbatte (がんばって)

Ucapan Ganbattebisa diartikan sebagai “Lakukan yang terbaik!”. Kata ganbatte ini merupakan cara orang Jepang mengungkapkan semangat kerja keras dan totalitas mereka.

Kata yang Sering Diucapkan Orang Jepang

3. Kawaii (可愛い)

Kawaii itu cantik. Pada dasarnya segala sesuatu di Jepang itu memang cantik-cantik semua. Kawaii merupakan istilah dengan makna yang luas di Jepang. Kawaii juga salah satu dari 9 estetika di budaya orang Jepang.

Kata yang Sering Diucapkan Orang Jepang

4. Otsukare (お疲れ)

Otsukare artinya “Lelah”. Di Jepang, bekerja keras seorang diri hingga kelelalahan itu sesuatu yang sangat mulia. Orang Jepang ketika keluar kantor kemalaman karena bekerja hingga larut, mereka akan mengucapkan “otsukaresama deshita” (Wah kerja keras yang melelahkan). Ucapan ini adalah hal baik yang bisa Anda ucapkan dalam bahasa Jepang.

Kata yang Sering Diucapkan Orang Jepang

5. Shoganai (しょうがない)

Shoganai bisa diterjemahkan sebagai,”Sudahlah”. Ungkapan ini adalah cara untuk menerima kenyataan takdir yang sudah terjadi dan tidak bisa. Oleh karena itulah mengapa orang Jepang kebanyakan tidak tertarik dalam dunia politik.

Kata yang Sering Diucapkan Orang Jepang

6. Yoroshiku (よろしく)

Yoroshiku ini mungkin paling sulit dicarikan padan katanya dalam bahasa lain. Terjemahan yang paling mendekati kemungkinan adalah “mohon ramahlah pada saya”. Ungkapan ini biasanya di gunkakan pada saat orang Jepang memperkenalkan diri.

Kata yang Sering Diucapkan Orang Jepang

7. Itadakimasu (いただきます)

Itadakimasu bisa diartikan sebagai “Saya terima yaa”. Dalam bahasa Sunda ada padan kata dan budayanya yaitu dengan ucapan, “Ditampi..”. Hal ini diucapkan oleh orang Jepang sebelum menyantap hidangan. Ungkapan ini sebagai cara berterima kasih pada semua pihak yang terlibat atas keterhidangan makanan tersebut. Menghidangkan makanan di Jepang itu melibatkan banyak pihak, mulai dari yang menyediakan makanan, karena menyediakan makanan di Jepang berarti menanam, memanen, mengolah, dan memasak.

Jepang adalah negara dengan kultur Budha. Meski demikian, Itadakimasu juga artinya berterima kasih kepada hewan dan tanaman yang memberikan hidup mereka untuk menjadi makanan.

Kata yang Sering Diucapkan Orang Jepang

Demikianlah 8 ungkapan atau kata – kata yang sering diucapkan orang Jepang. Tertarik mempelajari segala sesuatu yang berkaitan dengan Jepang? Bahasa budaya dan teknologi mereka memang tidak ada habisnya untuk dikupas. Yuk kursus aja bahasa dan budaya Jepang. Di mana yang bagus? Tentu di Tensai Karawang.

Sumber: https://www.japan-talk.com/jt/new/7-most-important-Japanese-words

Coretan Belakang Buku Tulis itu Doodle

Coretan Belakang Buku Tulis itu Doodle

29 Jul 16
Tensai Nihongo
, ,
one comments

Coretan Belakang Buku Tulis itu Doodle. Khusus untuk para pembaca setia artikel all about japan language and culture kita akan ngebahas apa sih itu Doodle, jangan tanya kenapa kita ngebahas doodle tapi kita cari tahu dulu yu Doodle itu apa dan kenapa ada hubungannya dengan japan.

Ingat masa sekolah dong ya ? Inget pernah gambar-gambar waktu guru lagi ngebosenin pas ngajar?? Atau pas lagi galau ??? Pasti Meja di sekolah atau bagian belakang buku tulis habis di pakai gambar-gambar. Tanpa kalian sadari coretan-coretan itu namanya Doodle.

Apa itu Doodle ???

Doodle dalam bahasa Indonesia artinya mencoret . Doodle art itu masuk kedalam jenis Freehand Art , Apa itu Freehand Art  ?? Seni yang di buat bebas atas pembuatnya tanpa adanya patokan unsur atau makna berarti di dalamnya karena seni tersebut menggambarkan hati sang pembuat atau suasana dari si seniman itu sendiri.

Coretan Belakang Buku Tulis itu DoodleMencoret itu hal yang mudah bagi setiap orang ditambah dilakukan secara langsung tanpa adanya proses untuk berpikir lebih dahulu , dengan media untuk menulis seperti kertas, pulpen dan pensil kita pasti bisa menghasilkan sebuah coretan. Kegiatan “mencoret” seperti itu disebut juga Doodling ,, Dengan begitu gambar-gambar kalian yang spontan di buat ,itu namanya Doodle dan setiap orang punya cara untuk mengembangkannya.

Tapi Doodle Art itu bukan hanya mencoret-coret tanpa makna(Abstrak) , memang betul beberapa doodle di buat untuk melampiaskan suasana hati si seniman pada sebuah media seni seperti kertas dll, tetapi Doodle juga ada yang memiliki pesan khusus atau makna dari hasil karya yang di hasilkan  , terkadang Doodle juga sering di anggap sebelah mata karena tidak memiliki bentuk yang benar namun terlihat unik dan menarik.

Sejarah Doodle nya juga lumayan nyentrik loh , pasti tahu kan gambar-gambar orang zaman dahulu di gua gua yang menceritakan keadaan pada masa itu ataupun coretan-coretan tangan untuk menandakan bahwa gua itu berpenghuni , Yapp betul sekali , Itu salah satu gaya Doodle Art tertua,bahkan sebelum mereka mengenal tulisan ,dimana Doodling dijadikan alat untuk menceritkan sebuah kisah secara turun menurun .

Doodle art adalah sarana berkarya dan berkreatifitas yang murah lagi meriah. Tidak perlu kertas  khusus seperti kanvas, di bungkus nasi sekalipun bisa dilakukan. Semua kembali ke pelakon doodle art itu sendiri dalam memilih peralatan dan gaya doodling yang nyaman bagi dirinya.

Kini gaya doodle art ini banyak di pakai sebagai salah satu elemen dalam desain grafis, kamu bisa melihat baliho-baliho iklan handphone, TV, dsb tidak jarang menggunakan elemen-elemen doodle. Dengan menggunakan unsur doodle art, pesan yang disampaikan dalam karya lebih terkesan bersahabat, santai, dan manusiawi

Pertanyaannya:

Q : Kenapa doodle sekarang banyak berisi monster-monster lucu ? Coretan Belakang Buku Tulis itu Doodle

A : Hmmmmmm nggak ada yang ngejelasin kan, doodle itu spesifiknya bentuk apa? namanya juga Freehand Art. Bisa kita gambar apa aja. Kita konsep apa aja. Itu tergantung yang buat :v hehehehe, tapi semakin kesini, banyak yang menyimpulkan bahwa doodle art itu adalah gambar yang penuh dengan monster-monster lucu. Padahal sebenarnya nggak. karena memang banyak sekali karya doodle art yang berisi monster-monster lucu. padahal sebenarnya Doodle itu sudah ada sejak jaman purba dahulu kala.

 

Q : Katanya spontan, kok di sketch pensil dulu?

A : Menurut doodle master Lei Melendres. doodle itu ada tiga type:

  • Type pertama, Unplanned Doodle:Ini definisi doodle yang sesungguhnya. Seperti yang ada diatas tadi, dilakukan secara spontan. Nggak pake sketch terlebih dahulu.
  • Type kedua, Semi Unplanned Doodle: Maksudnya semi disini, dilakuin pake sketch terlebih dahulu, tapi cuma skedar sketch, nggak pake sekalian sama detailnya.
  • Type Ketiga, Planned Doodle:Nah, biasanya kebanyakan doodler sih prefer ke yang ini ya, supaya lebih terkonsep dan nggak salah-salah kalo buat apa lagi kalo ada commission, wajib pake type ini deh kayanya hehe

 

Q : Pulpen apa sih yang di pake buat bikin doodle?

A : Semua jenis pulpen bisa dipake. Pulpen pilot pun bisa. saya lebih sering malah pake pulpen pilot dari pada drawing pen. Wkwkkwkw soalnya drawing pen mahal :’v , 1 drawing pen = 10 pulpen pilot (Kebayang kan xD )Biasanya sih drawing pen merk Snowman, Artline, atau Unipin yang biasa saya pakai. Untuk sketchbook biasanya Kiki. Karena pake sketchbook itu tintanya nggak lumer atau tembus

Coretan Belakang Buku Tulis itu Doodle

Sumber Ig : yohan_sbg

Q : Apa Hubungannya Doodle dengan culture japan?

A : Tentunya Doodle atau coretan itu berkesinambungan dengan manga atau doujin dari jepang , maka dari itu banyak cara untuk menggabungkan 2 gaya gambar dalam 1 style pada sebuah media seni , didalam doodle kita bisa masukan culture-culture jepang atau para pecinta anime atau komik bisa memasukan karakter favoritnya ke dalam Doodle buatanya.

Manfaat Doodle Art itu :

– dapat meningkatkan kreatifitas kita

– semakin maraknya Doodle Art tersebut dalam desain grafis

– biasanya nih kalo banyak masalah trus kita nge Doodling,kita akan merasa tenang dan rileks.

Di samping membuat rileks, ada beberapa manfaat lain dari doodling di antaranya :

Meningkatkan Konsentrasi

Riset yang dilakukan tahun 2009 membuktikan bahwa orang yang mendengarkan telepon sambil mencorat-coret kertas mampu menangkap informasi lebih baik daripada mereka yang tidak melakukannya. Seorang psikolog asal Inggris juga menunjukan bahwa doodling bisa meningkatkan kesehatan otak.

Menciptakan pemikiran positif

Doodling adalah kegiatan yang bersifat artistik dan menyenangkan, sehingga saat melakukannya hanya ada perasaan senang dan pikiran positif lainnya. Pikiran yang positif ini dapat mengalahkan pikiran-pikiran negatif yang ada.

Mengasah kreativitas

Saat melakukan doodling seseorang cenderung merenung dan biasanya hasil renungan tersebut berupa kreativitas baru yang unik.  Coretan Belakang Buku Tulis itu Doodle.

Memicu produktivitas

Doodling merupakan kegiatan seni yang bisa membuat orang merasa senang dan pikirannya menjadi lebih fokus. Saat fokus, seseorang cenderung lebih produktif dalam hidupnya.

Nah Gimana minna san ?? Tertarik Belajar Doodle atau mau mulai mencoba belajar teknik-teknik Doodling ?
Bisa kok , Semua orang pasti bisa kalau cuma mencoret-coret saja. Kalau Kalian mau mencoba belajar datang aja ke acara tensai.

Seminar Doodle with Tensai. ( Sabtu, 30 Juli 2016 , Jam 09.00 s/d Selesai ) . Freeeeee untuk Siswa Tensai dan kalau untuk umum harus mendaftar dulu jadi siswa ^^ . Ada Merchandise Menarik juga loh & Kuota Terbatas 😉 buruan Datang dan Daftar

Coretan Belakang Buku Tulis itu Doodle,  oleh: Admin -Y

Ryuugakusei dari Basic Nihongo Gakuin

Ryuugakusei dari Basic Nihongo Gakuin

27 Apr 15
Tensai Nihongo
,
No Comments

Ryuugakusei dari Basic Nihongo Gakuin. Konnichiwa. Minnasan, ada berita menarik nih. Rabu tanggal 29 April 2015, lembaga kursus bahasa Jepang Tensai Nihongo Bunka Gakuin akan kedatangan Nihonjin (Orang Jepang) bernama Mr. Takemoto Nobuyuki. Beliau datang untuk menyapa para siswa-siswi Tensai, sekaligus bercerita mengenai sekolah di Osaka (Jepang) yang bernama Basic Nihongo Gakuin.

Ryuugakusei dari Basic Nihongo Gakuin

Kegiatan Ryuugakusei dari Basic Nihongo Gakuin ini akan berlangsung dari pukul 14.00 WIB hingga selesai di Tensai Galuh Mas.

Oleh karena itu, bagi Minnasan yang memiliki waktu luang pada  hari dan jam tersebut, terutama yang memiliki keinginan kuat untuk dapat bersekolah disana.

Jangan ragu untuk datang, karena nantinya Minnasan dapat bertanya mengenai beberapa hal yang berhubungan dengan sekolah dan kehidupan ketika berada disana, seperti biaya pendidikan, tempat tinggal, transportasi, arubaito (kerja part time), atau tempat-tempat hiburan menarik untuk dikunjungi.

Penasaran Ryuugakusei dari Basic Nihongo Gakuin kan?Ayo datang agar dapat mengetahui informasi selengkapnya ^^

Sekilas tentang Basic Nihongo Gakuin

Menurut Direkturnya Terumasa Matsumoto, sekolah ini dikelola oleh perusahaan manufaktur Jepang “Sankyo MFG Co., Ltd” yang didirikan pada tahun 1929. Kami telah memiliki banyak pengalaman memberikan pekerjaan kepada orang-orang dari luar negeri khususnya dari Asia Tenggara, dan menikmati hubungan yang baik dengan <span title=”many companies and people in those countries.

“>banyak perusahaan dan orang-orang di negara-negara itu.

Baru-baru ini, Jepang telah menderita karena jumlah orang muda yang lebih rendah secara tidak proporsional dalam populasi, sebagai lawan dari pengalaman kami di Sankyo, kami berpikir bahwa Jepang memiliki tanggung jawab penting untuk menyampaikan kekayaan pengetahuan yang luas dari para anggota yang lebih tua dalam masyarakat kita, <span title=”not only to the youth of Japan, but also to young people overseas.

“>tidak hanya untuk kaum muda Jepang, tetapi juga untuk orang-orang muda di luar negeri.

<span title=”To fully understand the claim knowledge, be it technological or otherwise, it is paramount to gain understanding of both the Japanese language, and Japanese culture.

“>Untuk sepenuhnya memahami pengetahuan klaim, baik itu teknologi atau lainnya, sangat penting untuk mendapatkan pemahaman tentang bahasa Jepang, dan budaya Jepang.

Kami dapat menyediakannya dengan kebutuhan untuk membuka pintu bagi banyak peluang yang ada, termasuk kemajuan ke universitas, untuk mengunjungi perusahaan manufaktur, memberi Anda kesempatan untuk mendapatkan wawasan yang berharga tentang teknik produksi terbaru, dan proses berpikir dibelakang mereka. <span title=”We aim to offer you the chance to open up your horizons, by giving you the tools needed, through Japanese, to dictate your own future, be it educational, cultural, or social.

“>Kami bertujuan untuk menawarkan Anda kesempatan untuk membuka cakrawala Anda, dengan memberi Anda alat yang dibutuhkan, melalui Jepang, untuk mendikte masa depan Anda sendiri, baik itu pendidikan, budaya, atau sosial.

Open chat
Butuh Penawaran / Info Lebih Lanjut?
Hi, Anda butuh penawaran atau info lebih lengkap tentang jasa kami? WhatsApp kami sekarang!