Go to Top

Jigoku: Neraka dalam Keyakinan Tradisi, Budaya dan Pariwisata Jepang

Jigoku

Jigoku: Neraka dalam Keyakinan Tradisi, Budaya dan Pariwisata Jepang. Seperti kebanyakan peradaban lain yang tersebar di seluruh dunia, budaya dan sejarah Jepang sangat dipengaruhi oleh agama yang memiliki konsep unik mengenai teologi dan moralitas. Kali ini kami akan mengajak Anda untuk mengeksplorasi tentang konsep neraka di Jepang. Ini adalah tentang budaya dan tradisi, sehingga Anda pun bisa merasakan pengalaman memahami konsep neraka, lebih dari yang digambarkan dalam anime: Dragon Ball Z atau film Silent Hill!

Membahas tentang neraka ini merupakan hal yang menarik secara historis, budaya, dan artistik. Meskipun demikian, jika Anda merasa tidak nyaman, Anda tidak harus melanjutkan membaca artikel ini.

Bagi Anda yang ingin merekomendasikan tempat kursus bahasa atau jasa interpreter dan translasi Jepang, Tensai adalah institusi yang akan sesuai dengan Anda. Terutama Anda yang berlokasi di Karawang, baik di Galuh Mas, KIIC, Suryacipta dan sekitarnya. Kami telah bekerja sama dengan banyak perusahaan Jepang di Indonesia d ibanyak kawasan industri di Karawang ini. Kami menawarkan kesempatan mendapatkan info magang, lanjut studi, lowongan kerja, travelling, atau sekedar ingin tahu budaya Jepang yang disiplin.

Beberapa kisah menggambarkan neraka sebagai hukuman yang kekal untuk dosa-dosa yang dilakukan dalam kehidupan. Sementara itu keyakinan lainnya melihatnya sebagai periode perantara antara inkarnasi dalam siklus kehidupan kekal. Dan masih ada lagi kisah dan keyakinan lainnya yang menyebut neraka bukan sebagai hukuman, melainkan sebagai kediaman alami bagi orang mati.

Meskipun agama dan mitos di Jepang cenderung berevolusi dan berubah seiring waktu, seringkali beradaptasi dengan standar moral masyarakat saat ini, gambaran umum yang luas tentang neraka tetap cukup statis.

Dalam sejarah baru-baru ini, kata Jepang untuk neraka yang umum digunakan dan diakui adalah Jigoku (地獄) dan sebagian besar berasal dari kombinasi mitologi Cina dan Buddhisme, meskipun itu tidak selalu terjadi.

Neraka-Neraka di Jepang yang Bisa Anda Kunjungi

8 Neraka di Beppu

Jigoku

Terletak di sudut timur laut Kyushu, terletak kota kecil Beppu; tempat dengan rahasia kelam … itu adalah pintu gerbang ke neraka! Delapan dari mereka, tepatnya! Neraka ini adalah nama lain untuk beberapa sumber air panas (onsen) paling menakjubkan yang dapat ditemukan di ibukota onsen Jepang. Yang tertua dari kolam setan adalah Kolam Darah. Untuk informasi lebih lanjut tentang tempat yang luar biasa ini, lihat tampilan luas kami di sini.

Jigoku Nozoki: Pemandangan (地獄のぞき)

Jigoku

Ini adalah salah satu pemandangan yang kurang dikenal di Jepang. Lokasinya ada di Chiba: melalui kuil Nihon-ji dan di puncak Gunung Nokogiri. Tempat ini berupa tebing batu kecil yang menjorok tinggi di atas dengan pemandangan hijau di bawah.

Nama tempat ini adalah Jigoku Nozoki, yang secara harfiah diterjemahkan menjadi “mengintip ke dalam Neraka”. Nama itu diberikan karena mungkin pengunjung bakal terus diselimuti kengerian akan ketinggian setelah mengunjungi tempat tersebut

Adapun pemandangan neraka itu sendiri, sebenarnya berupa pemandangan yang terdiri dari pedesaan, Teluk Tokyo dan Gunung Fuji yang terlihat jauh (itupun jika cuaca memungkinkan).

Enma & Para Tamunya

Kegelapan dan agresifitas adalah gambaran dari raja agung Enma dan permaisurinya. Mereka adalah yang pasangan patung tertua yang berasal dari zaman Kamakura pada abad ke-13.

Jigoku Jigoku

Sosok suram Enma semakin menakutkan dengan matanya yang berkilau, yang sebenarnya terbuat dari kuarsa bertatah, dengan demikian memberikan wajahnya tampilan yang meriah dan penuh perhatian. Meskipun mereka awalnya bertempat di kuil Enmado, patung-patung itu sekarang berada di Hōshaku-ji, Kyoto, kuil gunung dengan sejarah berusia 1.200 tahun. Di sana mereka dapat dilihat dengan segala kemegahan mereka yang mengerikan.

Festival Jigoku di Noboribetsu (登別地獄まつり)

Setiap tahun selama musim panas, gerbang neraka dibuka dan kengerian dari luar kubur memasuki dunia manusia berupa iring-iringan prosesi yang mengejutkan naum meriah di jalan-jalan Noboribetsu di Hokkaido.

Jigoku

Festival ini mengarak beberapa iblis dan tentu saja, hakim favorit semua orang, si Raja Enma yang terkutuk! Di festival warisan budaya ini semua orang akan larut dalam kemeriahan, kesenangan, kengerian.

Gua Jigoku Gokuraku (地獄極楽)

Tidak ada yang tersisa dari kuil kuno Keisho-ji; kecuali sebuah gua bernama Jigoku Gokuraku. Setelah menaiki beberapa langkah, pengunjung akan menjumpai sebuah struktur tak bertuan dengan buku tamu dan tidak banyak lagi. Meskipun tidak ada lagi kuil untuk dikunjungi dan dirituali, ada serangkaian gua buatan manusia untuk dijelajahi.

Jigoku

Gua-gua ini ditempati pada tahun 1820 oleh seorang bhikkhu yang mencari ketenangan dan hakikat kehidupan setelah kematian. Kamar pertama menampung istana Enma di dunia bawah, dan lebih jauh lagi terletak interpretasi dari neraka berkolam darah yang dikelilingi oleh ukiran batu mentah oni.

Senkō-ji (千光寺)

Kuil Osaka ini agak berbeda dalam menyajikan neraka. Neraka di kuil ini terkesan lucu sekaligus menjijikan. Di halaman, ada kuesioner elektronik yang konon mampu menilai kemungkinan pengunjung akan berakhir di perut Jigoku.

Jigoku Jigoku

Begitu masuk, ada berbagai atraksi seperti patung Enma, oni yang agak mengganggu dengan gunting besar yang dimaksudkan untuk memutuskan lidah para pendusta, seorang wanita yang mengingatkan Sadako dari Ringu, dan sebuah layar yang menggambarkan berbagai jiwa yang menderita disertai dengan suara mengerikan yang menggambarkan kengerian neraka.

Bagi beberapa orang itu mungkin kelihatan norak, tetapi tentu saja unik!

Referensi:

,

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.