Go to Top

Wabah Virus Menular, Ini Cara Masyarakat Jepang Lakukan Social Distancing!

Jepang Lakukan Social Distancing

Penyebaran wabah virus Covid-19 semakin meresahkan masyarakat dibeberapa negara yang terdampak, tak terkecuali Indonesia. Update terbaru yang dilansir dari CNN Indonesia, pada Sabtu (21/3) pukul 16.07 WIB, tercatat sebanyak 450 laporan kasus positif virus corona, dengan 38 orang diantaranya meninggal dunia, dan 20 orang telah berhasil dinyatakan sembuh. Pemerintah pun terus gencar melakukan upaya pencegahan demi meminimalisir penyebaran wabah virus menular ini, salah satunya dengan himbauan social distancing.

“Untuk mengatasi penyebaran Covid-19 membuat kebijakan belajar dari rumah bagi pelajar dan mahasiswa, sebagian ASN bisa bekerja dari rumah melalui online dan tetap mengutamakan pelayanan prima dari masyarakat,” ungkap Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Minggu (15/3).

Social distancing dapat dilakukan dengan beberapa cara, seperti membatasi kontak fisik dengan orang asing, menghindari keramaian, serta melakukan segala aktivitas dari jarak yang jauh secara daring (online).

Saat kondisi darurat seperti saat ini, seluruh masyarakat dihimbau untuk tetap diam didalam rumahnya masing-masing dan meminimalisir aktivitas diluar rumah jika dirasa tidak perlu. Segala bentuk aktivitas mulai dari bekerja, sekolah, dan beribadah masih tetap rutin dijalankan, hanya saja lebih mengutamakan agar dilakukan didalam rumah.

Selain itu, pemeriksaan kesehatan pun perlu kiranya agar rutin dilakukan oleh masing-masing individu jika merasa sedang kurang sehat. Pola hidup sehat pun menjadi salah satu kebiasaan yang harus lebih gencar lagi diterapkan dalam situasi seperti ini. Selalu rutin mencuci tangan menggunakan cairan antiseptik adalah salah satu cara agar terus mensterilkan virus-virus berbahaya yang menghinggapi tubuh kita.

Jepang Lakukan Social Distancing

Sumber: https://thedailybreakingnews.com/

Jepang sebagai salah satu negara yang wilayahnya paling berdekatan dengan China sebagai pusat awal penyebaran virus mematikan inipun, telah aktif bergerak lakukan tindakan pencegahan melawan virus Covid-19. Dilansir dari Kompas yang dipaparkan Worldometer, pada Kamis (19/03), Jepang berada di urutan ke-17 negara dengan jumlah kasus positif virus corona terbanyak, dengan sebanyak 923 pasien positif dan 32 orang meninggal dunia.

Pemerintah Jepang juga telah melakukan langkah-langkah untuk meminimalisir penyebaran wabah virus menular ini, salah satunya adalah dengan meliburkan seluruh kegiatan belajar mengajar di sekolah-sekolah, terhitung hingga awal April 2020 mendatang. Usaha pemerintah Jepang inipun juga turut didukung oleh masyarakatnya yang membatasi segala aktivitas luar ruangan dengan cara social distancing.

Sebenarnya Apa Sih yang Dimaksud ‘Social Distancing’?

Jepang Lakukan Social Distancing

Sumber: https://letterf.id/

Masyarakat diseluruh belahan dunia kini sedang dikhawatirkan oleh kasus merebaknya virus menular Covid-19, termasuk di Indonesia. Masyarakat mulai berbondong-bondong membatasi segala aktivitasnya dimuka umum dengan cara social distancing. Namun, sebenarnya apa sih yang dimaksud social distancing itu sendiri? Kira-kira, cara seperti apa yang tepat agar dapat membantu usaha pemerintah dalam meminimalisir penyebaran virus menular ini? Mari kita ulas sekilas tentang segala hal terkait social distancing.

Pakar Kebijakan Kesehatan, Profesor Wiku Adisasmito mengatakan, bahwa social distancing adalah menjaga jarak sosial sebagai bentuk usaha diluar bidang farmasi yang berguna untuk meminimalisir penyebaran suatu wabah atau infeksi, seperti yang saat ini tengah terjadi di Indonesia dan beberapa negara lainnya, yakni wabah virus Covid-19. Cara tersebut dinilai cukup ampuh, dikarenakan penyebaran penyakit menular yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 itu rentan terjadi melalui percikan air liur, bukan dari aerosol atau penyebaran di udara.

Misal, seseorang yang sedang bersin atau batuk di tempat umum dan tidak menutup mulut dengan tangannya, maka cairan liur yang dikeluarkannya dapat jatuh dan menempel ke beberapa permukaan yang ada disekitarnya. Sehingga, memungkinkan untuk kemudian disentuh oleh orang lain dan menjadi salah satu media penularan virus.

Dalam skala besar, social distancing yang biasanya dilakukan oleh pemerintah setempat melalui himbauan untuk meliburkan beberapa kegiatan seperti sekolah, bekerja, dan beribadah diluar rumah yang memungkinkan banyak orang berkumpul dalam satu tempat.

Beberapa hal yang juga perlu diperhatikan saat hendak menerapkan social distancing saat penyebaran wabah virus menular seperti ini. Social distancing bukan berarti sepenuhnya menghalangi kita untuk melakukan aktivitas, bertemu dengan orang lain, atau bahkan menutup diri didalam rumah. Namun, hal ini hanya sebagai pembatas untuk kita mengurangi kontak fisik dengan orang lain dengan tujuan menghentikan penyebaran virus menular ini.

Kita masih diperbolehkan untuk beraktivitas diluar ruangan hanya jika benar-benar dibutuhkan seperti saat hendak membeli bahan makanan, berobat ke dokter, atau berolahraga.

Sebaliknya, sebisa mungkin, kita harus menghindari aktivitas berdesakan di tempat umum yang penuh dengan keramaian seperti menonton konser, melihat pertandingan olahraga, atau mengadakan acara yang mengumpulkan banyak orang di satu tempat. Jadi, tetap jaga kesehatan dan untuk sementara ini agar menjaga jarak dalam berhubungan sosial, ya!

Unik! Imbas Social Distancing, Siswa Sekolah Dasar di Jepang Rayakan Kelulusan Lewat Game Online ‘Minecraft’

Jepang Lakukan Social Distancing

Sumber: https://twitter.com/backyennew

Di tengah wabah virus Covid-19, seluruh masyarakat diajak untuk bersatu melawan penyakit mematikan tersebut, salah satunya dengan cara social distancing. Wabah virus corona ini juga cukup menghambat beberapa aktivitas diluar rumah seperti bekerja dan sekolah. Berhubung tahun ajaran 2019-2020 dibeberapa sekolah sudah akan berakhir, maka normalnya akan diadakan acara kelulusan bagi para siswa di tingkat teratasnya, tak terkecuali di negara Jepang.

Namun, dengan adanya wabah virus menular ini mengharuskan orang-orang untuk menunda atau bahkan meniadakan untuk sementara waktu, segala kegiatan yang sifatnya berkumpul dalam satu tempat, salah satunya seperti acara kelulusan sekolah.

Hal tersebut seakan memaksa pihak sekolah atau para siswa di Jepang untuk memutar otak agar acara seremonial kelulusan sekolah tetap bisa diadakan meskipun terhalang oleh adanya social distancing.

Menurut laporan Ubergizmo, seperti dikutip Telset.id, Kamus (19/3), para siswa lulusan sebuah sekolah dasar di Jepang ingin tetap bisa merayakan prosesi kelulusan yang merupakan salah satu momen paling penting dalam hidup mereka. Para siswa ini mengakalinya dengan cara bertemu secara virtual melalui media salah satu game online populer bernama Minecraft untuk melakukan seremonial kelulusan.

Saat kondisi darurat seperti ini, memang sudah sewajarnya segala pertemuan langsung dapat dialihkan melalui daring (online), salah satunya dengan media video game online seperti yang dilakukan para siswa sekolah dasar di Jepang tersebut. Menurut cuitan SoraNews24 di media sosial Twitter, para siswa terlihat bersenang-senang dan menikmati acara upacara kelulusan unik melalui game virtual ini.

“Mereka menghabiskan sepanjang harinya dengan bermain game online itu bersama-sama dan saling bersenang-senang. Bagian aula pun dibuat dengan sangat detail,” pungkasnya.

Tren Baru, Pesta Minum Bersama Lewat ‘On-nomi’ di Jepang!

Jepang Lakukan Social Distancing

Sumber: https://thelatch.com.au/

Kian merebaknya wabah virus corona di berbagai negara berimbas pada pembatasan beberapa kegiatan pertemuan yang dilakukan secara langsung diruang publik atau tempat-tempat umum. Social distancing pun diberlakukan dalam beberapa kegiatan dan diyakini menjadi cara yang ampuh dalam menghentikan penyebaran virus menular ini.

Di Jepang, terdapat salah satu budaya atau kebiasaan yang biasanya melibatkan rekan kerja untuk datang ke acara perayaan minum bersama. Minuman disini tidak terbatas hanya minuman beralkohol saja lho, bagi kalian yang tidak berkenan dapat meminum minuman seperti jus buah, sirup, teh, atau hanya sekedar meminum segelas air mineral saja.

Karena khawatir dengan kondisi penyebaran virus Covid-19 yang tengah menjadi isu yang cukup meresahkan, orang-orang Jepang mencoba cara lain agar tetap bisa menjalin komunikasi antar sesama rekan kerja melalui acara minum bersama. Maka, munculah istilah tren baru di Jepang yang disebut dengan ‘On-nomi’ yang dapat diartikan sebagai acara minum bersama secara online.

Dalam kepercayaan di Jepang, menolak ajakan perayaan minum bersama rekan kerja dapat diartikan sebagai sifat sombong atau perlakuan yang tidak sopan.

Dikutip dari Metro, beberapa grup di Jepang memanfaatkan salah satu layanan dari aplikasi Skype, yaitu FaceTime atau Zoom agar bisa saling terkoneksi satu sama lain. Di acara on-nomi ini, mereka akan saling memegang gelas minuman dan mendekatkannya kearah kamera untuk bersama melakukan “tos”. Hal ini bahkan telah menjadi tren baru di Negeri Sakura tersebut belakangan ini.

Mereka juga akan saling mengobrolkan hal-hal seputar apa saja yang biasa dilakukan dirumahnya masing-masing dan berdiskusi tentang persoalan virus Covid-19 yang kini tengah menjadi isu global yang cukup membuat kepanikan bagi sejumlah masyarakat di beberapa negara yang terdampak virus mematikan tersebut.

Nah, bagi kalian yang tertarik tinggal atau berkunjung ke Jepang setelah wabah virus menular ini selesai, kalian bisa memanfaatkan waktu ini untuk mencoba mempelajari Bahasa Jepang untuk bekal kalian saat di Negeri Sakura nantinya. Karena untuk dapat kesana, tidak cukup hanya dengan mempersiapkan segala perbekalan berbentuk fisik ataupun informasi umum mengenai Jepang saja. Namun, baiknya juga dilengkapi dengan kemampuan berbahasa Jepang yang fasih dan lancar.

Rutin berlatih adalah salah satu cara untuk dapat terus mengasah kemampuan Bahasa Jepang yang telah kita kuasai dan dipraktekkan langsung dalam obrolan berbahasa Jepang. Atas dasar itulah, Tensai Nihongo Bunka Gakuin hadir sebagai LKP Bahasa Jepang terdepan dan terpercaya nomor 1 di Karawang, bahkan Jawa Barat. Kami siap membantu Anda mewujudkan impian agar bisa fasih mengucapkan kalimat-kalimat dalam Bahasa Jepang.

Artikel di atas dibuat dengan bersumberkan:

, ,

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Open chat
Butuh Penawaran / Info Lebih Lanjut?
Hi, Anda butuh penawaran atau info lebih lengkap tentang jasa kami? WhatsApp kami sekarang!
Powered by