Go to Top

Cara Belajar Bahasa Jepang via Televisi

Pembaca website tensai. Anda ter-referensikan Google sehingga berada di penyedia kursus bahasa Jepang ini? Baiklah, agar mampirnya anda tidak sia-sia dan setelah mengunjugi website ini mendapatkan pengetahuan tentang cara belajar bahasa Jepang yang mudah, maka inilah sebuah artikel yang akan mengupas bagaimana Cara Belajar Bahasa Jepang via Televisi.

Para generasi muda, masihkah kalian ingat dengan kartun di minggu pagi? Mungkin pada zaman itu kami para generasi bocah Indonesia sangat menikmati aktivitas tersebut. Setelah sibuknya dengan sekolah dan pekerjaan rumah, kami menggantinya dengan bersantai di minggu pagi sambil menonton film kartun hingga siang ditemani dengan cemilan seperti nasi uduk, nasi goreng, atau kerupuk J. Aktivitas yang dilakukan setelah bangun tidur bukannya pergi ke kamar mandi, cuci muka, gosok gigi atau sekalian mandi, tetapi langsung mencari remote, dan menyalakan Tv.

Kami para generasi bocah Indonesia sangat betah jika sudah disuguhkan berbagai film kartun entah dari Asia atau Eropa. Para penonton di rumah juga dapat mengikuti setiap episodenya karena paham dengan apa yang dibicarakan. Terima kasih untuk pertelevisian Indonesia yang sudah mengerti dan memahami kami para generasi bocah Indonesia yang tidak dapat membaca subtitle dengan cepat dan baik. Selain kartun, pertelevisian Indonesia juga menyuguhkan serial drama dari luar seperti Jepang, Thailand, dan China untuk para generasi galau.

Generasi galau adalah generasi tingkat menengah yang sedang merasakan indahnya kisah kasih di sekolah. Selain generasi galau, drama-drama yang disuguhkan juga untuk para ibu-ibu yang sedang menunggu suaminya pulang kerja, atau untuk hiburan para karyawati yang sedang melepas lelah setelah seharian bekerja.

Pada saat film berlangsung, suara para pemain juga di setting menjadi bahasa Indonesia. Terkadang, suara dan karakter pemain tidak sesuai, ada yang terlalu lembut atau terlalu sember. Walaupun begitu, kami para pemirsa dirumah tidak memperdulikannya dan tetap menikmati setiap episode yang sedang berlangsung. Bahkan, mereka rela mengeluarkan uang untuk membeli majalah edisi biodata para pemain atau membaca sinopsis episode selanjutnya dan berharap-harap cemas apakah jalan cerita selanjutnya menarik atau tidak.

Sebelum acara dimulai, biasanya terdapat theme song yang menyuruh kita untuk bernyanyi. Entah liriknya salah atau benar , yang penting menyanyi dan senang. Namun, adapula beberapa anime atau serial drama yang theme songnya sengaja diubah ke dalam bahasa Indonesia, seperti theme songnya Doraemon, Chibi Marukochan, Dragon Ball, Kera Sakti, dan Kapten Tsubasa. Mungkin untuk memudahkan para pemirsa dirumah maksud dari lagu yang dinyanyikan.

Dengan adanya tontonan dari luar, sebagian orang menjadi tertarik untuk belajar bahasa asing. Mereka berlomba-lomba mencari tempat belajar yang sesuai dengan harapan namun dengan harga murah dan dapat menguasainya dengan cepat supaya dapat menonton tanpa subtitle.

Belajar bahasa asing memang menyenangkan, namun adapula mereka yang menyerah di tengah jalan karena tidak mampu menghapal kosakata atau pola kalimat yang berbeda dengan bahasa ibu. Banyak juga diantara mereka yang semangatnya menurun karena tidak dapat menggunakannya dengan baik ketika melakukan percakapan. Maka dari itu, belajar bahasa asing memang tidak semudah membuat mie instan apalagi pada saat berhadapan langsung dengan si empunya bahasa, tetapi tidak ada salahnya untuk mencoba dari dasar seperti mengenal hurufnya karena ada beberapa bahasa yang menggunakan huruf selain alfabet, membuat kalimat sederhana atau melakukan percakapan sehari-hari. Kepuasan akan manfaatnya dapat dirasakan ketika kita dapat menguasainya dengan baik.

Bahasa yang paling digemari untuk dipelajari saat ini adalah bahasa Inggris, China, Jepang, Korea, dan Arab. Ternyata, bahasa Indonesia juga termasuk di dalamnya lohJ. Tetapi selain bahasa ibu, bahasa asing juga penting untuk dipelajari. Bukan berarti kita tidak mencintai bahasa sendiri, atau menganggap lebih gaul dari bahasa sendiri, tetapi yang kita lihat adalah manfaatnya, seperti saling bertukar informasi mengenai kebudayaan, pendidikan, ekonomi, kesehatan, dan sebagainya. Kita juga dapat menjadi seorang penerjemah ketika dibutuhkan, mengingat banyak perusahaan asing di Indonesia, terutama perusahaan Jepang dan mereka memberikan kesempatan bagi para pekerja di Indonesia untuk dapat bekerja sama dengan mereka, dan menjadi nilai lebih apabila kita mampu menguasai bahasanya.

Oleh sebab itu, mempelajari bahasa asing sangat besar manfaatnya. Walaupun tidak mudah, tetapi jika didasari dengan niat yang kuat dan semangat yang luar biasa, pada saat menghadapi kesulitan kita mampu mengatasinya. Ayo, mulai dari bahasa apa yang ingin dipelajari?

Semangat!

 

, ,