Go to Top

Akimahen Kyoto: Panduan Etika Mengunjungi Kota Tercantik di di Jepang

Akimahen Kyoto

Akimahen Kyoto : Panduan Etika Mengunjungi Kota Tercantik di di Jepang. Apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan ketika mengunjungi kota Kyoto di Jepang? Semuanya tertuang dalam panduan khusus berwisata di Kyoto. Panduan ini bernama Akimahen. Berlaku bagi semua turis bagi luar Jepang maupun luar Kyoto. Apakah Anda berencana berkunjung ke Kyoto? Sudah berbekal dengan bahasa Jepang yang baik? Tensai Karawang adalah lembaga kursus bahasa Jepang terbaik yang mudah diakses dari KIIC, Suryacipta, dan tentunya Galuh Mas. Kami memiliki metode unik dalam semua kelas bahasa Jepang. Selain itu kami juga menyediakan tenaga handal untuk jasa interpretasi dan translasi bahasa Jepang.

Kota Kyoto yang tradisional dan indah tidak hanya dikenal sebagai salah satu tujuan wisata paling populer di Jepang, tetapi juga salah satu kota teratas yang dikunjungi di dunia (Travel + Leisure menamakannya sebagai kota terbaik di dunia pada bulan Juli 2015). Namun, dengan ribuan wisatawan berkunjung dari negara-negara di seluruh dunia, mempertahankan status seperti itu bukanlah tugas yang mudah.

Kota ini mengakui masalah yang dapat terjadi terkait dengan kebiasaan dan tata cara yang rumit di daerah itu. Bukan saja masalah bagi wisatawan luar negeri, bagi turis domestik dari kota lain di Jepang yagn datang ke Kyoto pun bisa menjadi masalah.

Untuk membantu pengunjung mendapatkan pemahaman yang lebih baik, Panduan Perjalanan Resmi Kota Kyoto telah mengeluarkan panduan etiket baru yang memberi tahu pengunjung tentang cara menikmati semua yang ditawarkan kota tanpa harus melanggar aturan yang menjadi kearifan lokal. Panduan tersebut dinamai ‘Akimahen,’ dalam dialek Kyoto, berarti ‘Jangan’.

Disertai dengan ilustrasi, grafik dengan jelas menguraikan perilaku mana yang dapat diterima, dan mana yang harus dihindari. Banyak aturan etiket Jepang yang umum, seperti larangan mengenakan sepatu di atas tikar tatami, atau anjuran mengantri dengan tertib. Namun, yang lain lebih khusus untuk Kyoto, seperti mengatakan ‘okini‘ (cara Kyoto-ite mengatakan “terima kasih”), atau bagaimana tidak bersikap kasar kepada maiko.

Akimahen ini juga merinci beberapa hukuman yang mungkin ditimbulkan. Apa pun yang Anda lakukan, pastikan Anda tidak bersepeda setelah minum di bar, atau Anda akan mendapatkan denda 1 juta yen!

Panduan Mengunjugi Kyoto: Akimahen  / Apa yang Boleh dan Apa yang Jangan Dilakukan!

Beberapa orang telah menunjukkan bahwa banyak aturan yang masuk akal di negara mana pun, tetapi tampaknya Kyoto lebih memilih untuk berhati-hati agar tidak terjadi kesalahpahaman. Anda dapat melihat semua aturan Akimahen Kyoto di tripadvisor.jp, atau bahkan lebih banyak informasi tentang mengunjungi Kyoto di Panduan Perjalanan Resmi Kota Kyoto.

Akimahen Kyoto

Akimahen Kyoto

Kyoto Ryokan

Akimahen Kyoto

The Insiders Guide to Kyoto

Akimahen Kyoto

Referensi:

, ,