Go to Top

Sejarah Huruf Hiragana

Hiragana adalah salah satu huruf yang digunakan di Negara Jepang. Pelafalan dalam huruf Hiragana tidak sama dengan alpabet yang kita gunakan. Sejarah Huruf Hiragana. Hiragana merupakan sebuah penyederhanaan dari huruf kanji yang digunakan oleh China di abad ke 5.

Gambar berikut ini memperlihatkan bagaimana huruf kanji China disederhanakan menjadi huruf Hiragana yang digunakan oleh Jepang hingga saat ini.

sejarah huruf jepang hiragana

Sejarah Huruf Hiragana

Pada awal perkembangannya, Hiragana tidak langsung diterima oleh rakyat Jepang. Cendekiawan dan kaum elite di Jepang saat itu, menolak untuk menggunakan huruf Hiragana dan hanya menggunakan huruf Kanji saja. Selanjutnya, huruf Hiragana menjadi populer di kalangan kaum wanita Jepang yang pada saat itu tidak diperbolehkan mempelajari dan menggunakan huruf Kanji. Kepopuleran huruf hiragana di kalangan kaum wanita Jepang, membuat para sastrawan wanita menggunakan huruf ini sebagai alat untuk menggoreskan cerita mereka. Salah satunya adalah “Genji Monogatari”. Alasan ini-lah yang membuat pada saat itu huruf hiragana dikenal sebagai Onnade (女手),  yang berarti huruf wanita.

Hiragana mulai digunakan secara luas pada abad ke-10 Masehi. Huruf Hiragana terbentuk dari garis-garis dan coretan-coretan yang melengkung (kyokusenteki). Huruf Hiragana yang digunakan sekarang berdasarkan Petunjuk Departemen Pendidikan Jepang tahun 1900.

Sampai sekarang belum ada pendapat yang pasti mengenai siapa pencipta huruf Hiragana. Hal ini dijelaskan oleh Sada Chiaki dalam bukunya Atarashii Kokugogaku. Ada juga pendapat yang menjelaskan pembuat huruf Hiragana adalah Kooboo Daishi, tetapi pendapat ini tidak beralasan karena huruf Hiragana tidak  dapat dibuat oleh satu orang dalam satu kurun tertentu. Hiragana digunakan untuk menulis kata-kata bahasa Jepang asli atau menggantikan tulisan Kanji, menulis partikel dan kata bantu kata kerja.

Huruf Hiragana

Sumber :

, ,