Fakta Menarik Bahasa Jepang
9 Fakta Menarik Bahasa Jepang yang Harus Anda Ketahui
June 26, 2020
baffled asian businesswoman

Kata-kata menghina, umpatan dan makian ada dalam semua bahasa. Sama seperti bahasa-bahasa lainnya, bahasa Jepang juga memiliki kata dan gaya bahasa kasar dalam umpatan. Artikel ini dibuat untuk Anda agar memahami tingkatan bahasa, konteks bahasa, dan etika berbahasa Jepang. Ini agar Anda mengetahui jenis-jenis gaya berbahasa yang harus Anda hindari dan kendalikan.

Pada saat marah dan kesal, maka kita tidak bisa mengontrol emosi, maka keluarlah kata-kata yang tidak enak didengar telinga. Nah pada artikel kali ini, akan dibahas mengenai kata-kata tersebut. Tapi kata-kata umpatan di anime seperti temee (Brengs*k), kisama (Baj*ngan) atau kuso (sh*t) dan kata lainnya yang lebih menghina tidak akan dibahas disini.

Dan inilah kata-kata yang sering digunakan untuk mengumpat atau memaki-maki orang di Jepang:

#5. G*bl*k! Tol*l, Dsb: キチガイ (kichigai), カス (kasu)

Baka (bodoh) menjadi kata yang sering diucapkan di Jepang untuk mengumpat atau kata lainnya seperti aho (idiot) atau mungkin boke (tidak punya otak), tapi ada beberapa orang yang memanggil orang dengan sebutan kasu a (idiot tidak berharga) atau kichiagi (gila) untuk menghina kecerdasan seseorang.

Secara harfiah, kasu berarti sesuatu hal yang sudah tidak berguna (sampah) atau sesuatu yang sudah seharusnya di buang. Kichigai biasanya diterjemahkan sebagai “gila,” tapi jauh lebih menghina dalam bahasa Jepang, sehingga dalam beberapa penggunaan sering disensor, seperti kata sh*t. Penggunaannya lebih kepada untuk teman-teman, kalian tidak akan pernah mendengarnya di media.

Contoh penggunaan:
何 だ, こ ん な こ と も わ か ん ね ぇ の か? こ の キ チ ガ イ.
Nan da, konna koto mo wakannee no ka? Kono kichigai.
“Apa, kau tidak tahu itu? Kamu gila. ”

#4. Umpatan pada Wanita: あばずれ (abazure), やりまん (yariman)

Setiap bahasa di masing-masing negara mempunyai kata penghinaan yang ditujukan berdasarkan jenis kelamin, nahh Jepang tidak terkecuali. Jika kalian merasa dikhianati wanita, atau sangat benci dengan seorang wanita, dalam bahasa jepang kalian dapat mengucapkan abazure (“b * tch”) atau yariman (“p*lacur “).

Abazure berasal dari kata abaremono (“seseorang yang bertindak gila”), dan digunakan untuk pria dan wanita pada Periode Edo, tetapi sekarang hanya diucapkan penghinaan kepada wanita.

Contoh penggunaan:
金をよこせ、このあばずれ!
Kane wo yokose, kono abazure!
“Beri aku uang, b * tch!”

#3. Matilah Kau!: しね(shi’ne), くたばれ (kutabare)

Kalian mungkin tidak benar-benar menghina seseorang dengan menyuruhnya mati, tidak sesederhana itu. Ini lebih terkesan seperti “go to h*ll”, pergilah ke neraka. Penggunaan kata kutabare akan disensor di media-media di Jepang

Contoh penggunaan:
謹んで申し上げます、くたばれ、ボケ。
Tsutsushinde moushiagemasu, kutabare boke.

#2. Umpatan ketika Berantem: くそったれ (kusottare), ケツメド野郎 (ketsumedo yarou)

Kalian yang bisa berbahasa Jepang, pasti tidak asing dengan kata Kuso (Sh*t) dan Yarou ( “brengsek / bajingan”), tapi kalian dapat menambah agar terkesan lebih marah dan menghina yaitu dengan kata seperti kusottare ( “sh * t-gantungan”) atau ketsumedo yarou ( “a $$ hole-bajingan”).

Kusottare dapat diterjemahkan ke dalam banyak pengertian, dalam Bahasa Inggris, seperti “sh * t-head,” tapi secara harfiah kata-kata Kuso ( “sh * t”) dan tara ( “menggantung ke bawah”),

Ketsumedo yarou bahkan lebih kasar- lagi sering disensor media – dan cukup sederhana, menggabungkan ketsu ( “pantat”), medo ( “lubang”) dan yarou ( “brengsek / bajingan”) menjadi satu kata.

1. Makian Paling Kasar: まんこ (manko)

ini berarti “alat kelamin wanita” dalam bahasa indonesia. Sebaiknya kalian tidak menggunakan kata ini. 🙂

baffled asian businesswoman

Sebaiknya kalian tidak menggunakan kata-kata diatas untuk percakapan sehari-hari. Kami hanya memberikan pengetahuan bahasa, siapa tahu saja ada orang lain yang mengucapkan hal-hal diatas kepada kalian, jadi kalian bisa mengerti.

Yuk kursus online di Tensai Karawang agar Anda semakin fasih menguasai bahasa Jepang.

Leave a Reply