Apa saja perbedaan bahasa Jepang dan bahasa Indonesia secara mendasar? Kamu semua pasti memiliki keinginan untuk menguasai bahasa asing kan? Hal tersebut memang sudah seharusnya. Karena selain bisa membuat kita terlihat lebih keren, menguasai bahasa asing juga akan membuat peluang kerja kita terbuka lebih lebar.

Sekarang ini dunia bisnis sudah semakin luas, apalagi dengan adanya kemajuan jaman dan teknologi. Bekerja atau menjalankan bisnis tak lagi hanya dilakukan di dalam negeri, namun bisa juga hingga ke mancanegara.

Untuk bisa mendapatkan pekerjaan atau menjalankan bisnis hingga ke mancanegara tentu kita harus menguasai bahasa asing. Jika kamu sedang bingung hendak mempelajari bahasa asing apa, pikirkan saja bahasa apa yang sering digunakan dalam dunia bisnis saat ini.

Selain bahasa inggris, bahasa asing yang kerap digunakan oleh para pelaku bisnis ialah bahasa Mandarin dan bahasa Jepang. Bahasa mandarin memiliki tingkat kesulitan yang cukup tinggi, sedangkan bahasa Jepang lebih mudah dikuasai. Oleh karena itu banyak orang yang lebih tertarik untuk mempelajari bahasa Jepang, di samping bahasa Inggris tentunya.

Jika kamu juga berminat untuk kursus bahasa Jepang, kamu bisa mencari informasi di Sekolah bahasa Tensai International.

Nah, sebelum melangkah dan mulai mempelajari bahasa jepang, ada baiknya kamu mengetahui apa saja perbedaan antara bahasa Jepang dengan bahasa kita yaitu bahasa Indonesia. Berikut 5 perbedaan bahasa Jepang dan bahasa Indonesia.

1. Perbedaan rumpun bahasa

Beberapa bahasa di dunia ini memiliki rumpun yang sama, misalnya antara bahasa Indonesia dengan bahasa Melayu. Bahasa yang memiliki rumpun yang sama biasanya memiliki banyak sekali kemiripan. Untuk bahasa Indonesia dan bahasa jepang hal ini tidak terjadi, karena memang kedua bahasa tersebut berasal dari rumpun yang berbeda.

Bagi kamu yang belum tahu, bahasa Indonesia termasuk dalam rumpun Austronesia. Sedangkan bahasa jepang sendiri tidak termasuk dalam rumpun bahasa manapun. Karena berdasarkan para ahli bahasa dan sejarah, hingga saat ini belum ada bahasa yang memiliki struktur dan juga kosakata yang mirip dengan bahasa jepang. Unik ya.

2. Perbedaan huruf dan penulisan

Hal ini sebenarnya sudah sangat jelas. Bahasa indonesia menggunakan huruf latin , sedangkan bahasa Jepang dikenal menggunakan huruf kanji. Eh tapi tunggu dulu, penulisan bahasa Jepang bukan hanya Kanji saja loh. Karena tenyata dalam bahasa Jepang dikenal 3 sistem dalam penulisannya. 3 sistem penulisan tersebut ialah Hiragana, Katakana, dan juga Kanji.

3. Perbedaan ragam bahasa

Bahasa Jepang memiliki keragaman bahasa yang lebih banyak dibandingkan dengan bahsa Indonesia. Dalam bahasa Jepang dikenal adanya tingkatan dalam penggunaan bahasa. Yaa mudahnya, seperti yang ada dalam bahasa Jawa.

Kalian tentu tahu kan kalau bahasa Jawa itu memiliki tingkatan bahasa saat digunakan? Bahasa yang digunakan untuk berkomunikasi dengan orang tua berbeda dengan bahasa yang digunakan untuk berbicara dengan teman sebaya. Nah kira – kra seperti itu juga halnya dengan bahasa jepang.

Berbeda dengan bahasa Indonesia yang tidak mengenal tingkatan dalam penggunaan bahasa. Walaupun memang bahasa Indonesia mengenal bahasa formal dan bahasa tidak formal.

4. Perbedaan Struktur Kalimat

Masih ingat kan pelajaran bahasa Indonesia saat Sekolah Dasar mengenai susunan kalimat? Dalam bahasa Indonesia kita membuat kalimat dengan struktur Subjek + Predikat + Objek. Hal tersebut berbeda dengan bahasa Jepang yang dalam penyusunan kalimatnya menggunakan struktur Subjek + Objek + Predikat.

Untuk lebih mudahnya kita akan melihat melalui contoh berikut.

  • Dalam bahasa Indonesia: Saya (Subjek) membuat  (Predikat) blog (Objek).
  • Dalam bahasa jepang: watashi wa (Saya=Subjek) burogu (Blog=Objek)  o tsukuru (Membuat=Predikat).

Paham kan perbedaan bahasa Jepang dan bahasa Indonesia dalam struktur kalimat?

5. Perbedaan gabungan kata

Perbedaan bahasa Jepang dan bahasa Indonesia lainnya adalah galam hal gabungan kata. Sama seperti dalam bahasa Inggris, gabungan kata dalam bahasa jepang menggunakan sistem menerangkan – diterangkan. Hal tersebut berbeda dengan bahasa Indonesia yang menggunakan sistem gabungan kata diterangkan menerangkan.

Sebagai contoh, dalam bahasa Indonesia kita menggunakan gabungan kata “kertas putih”, sedangkan dalam bahasa jepang akan digunakan gabngan kata “shiroi kami” (putih kertas).

Hal ini tidak terlalu sulit dan tidak akan menjadi maasalah yang berartio pada saat kalian mulai mempelajari bahasa jepang. Satu hal yang harus kalian perhatikan adalah saat menggabungkan 2 kata benda. Karena penggabungan 2 kata benda tersebut harus ditambah dengan partikel “no”.

Demikianlah beberapa perbedaan antara bahasa jepang dengan bahasa Indonesia. Semoga dengan mengetahui hal – hal yang sudah diuraikan di atas, kamu bisa lebih tertarik dan lebih mudah dalam mempelajari bahasa jepang.

Mempelajari suatu bahasa yang sama sekali asing dengan kita memang membutuhkan waktu dan tenaga. Tetapi jika kalian benar – benar memiliki niat untuk bisa menguasai bahasa jepang, tentu kalian akan berhasil. Jadi, jangan pernah menyerah dalam berusaha menggapai apa yang kalian inginkan. Aplaagi hal ini berkaitan dengan masa depan kalian nantinya.

Save

Save

https://tensai-indonesia.com/wp-content/uploads/2017/01/Perbedaan-Bahasa-Jepang-Indonesia-577x396.jpghttps://tensai-indonesia.com/wp-content/uploads/2017/01/Perbedaan-Bahasa-Jepang-Indonesia-150x150.jpgtensaiArtikel TensaiKursus bahasa Jepang dan Indonesia dengan mudah,Kursus bahasa Jepang terbaik di Karawang KIIC Suryacipta,Perbedaan bahasa Jepang dan IndonesiaApa saja perbedaan bahasa Jepang dan bahasa Indonesia secara mendasar? Kamu semua pasti memiliki keinginan untuk menguasai bahasa asing kan? Hal tersebut memang sudah seharusnya. Karena selain bisa membuat kita terlihat lebih keren, menguasai bahasa asing juga akan membuat peluang kerja kita terbuka lebih lebar. Sekarang ini dunia bisnis sudah...Kursus Bahasa Jepang dan Penerjemah Bahasa Jepang | Kursus Bahasa Indonesia untuk Expatriat